{"id":171,"date":"2018-10-01T06:18:47","date_gmt":"2018-09-30T23:18:47","guid":{"rendered":"http:\/\/www.khoirunnisaa.com\/web\/?p=171"},"modified":"2018-10-01T06:18:47","modified_gmt":"2018-09-30T23:18:47","slug":"nhw9-bunda-sebagai-agen-perubahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.khoirunnisaa.com\/web\/nhw9-bunda-sebagai-agen-perubahan-20181001","title":{"rendered":"#NHW9 Bunda Sebagai Agen Perubahan"},"content":{"rendered":"<p>Assalamu\u2019alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh<\/p>\n<p>Alhamdulillahirobbil\u2019alamin.. Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan semesta alam, bersyukur atas semua rahmat dan hidayah-Nya, semoga kita selalu dalam berkah-Nya, aamiin. Shalawat dan salam selalu, senantiasa terpanjatkan atas Nabi Muhammad, shallahu\u2019alaihi wasallam, beserta para sahabat, kerabat dan juga seluruh ummatnya hingga akhir jaman, aamiin.<\/p>\n<p>Sampailah saya, pada materi ke-9 dalam matrikulasi Institut Ibu Profesional, mengenai Bunda Sebagai Agen Perubahan. Dikatakan dalam materi, bahwa setiap orang adalah agen perubahan. Kalau dulu saat masih kuliah, sering mendengarkan kalimat, mahasiswa adalah agen perubahan. Sekarang semakin diyakinkan, bahwa seorang ibu juga dapat menjadi agen perubahan. Ketika seorang ibu mampu mendidik anaknya dengan baik, maka sesungguhnya ia telah menjadi agen perubahan.<\/p>\n<p>Dalam penugasan ini, peserta didik diminta untuk memantapkan diri kembali dalam menjadi seorang Ibu yang profesional. Kesungguhan dan semangat belajar seorang ibu di dalam keluarga yang dibarengi dengan kesadaran untuk menekuni passionnya, membuat ibu dapat lebih berperan lebih dalam pada suatu bidang. Pendalaman passion yang dibarengi dengan empati\u00a0 dan kepekaan lingkungan akan mampu menghasilkan sebuah gerakan yang dikenal dengan Social Venture, yaitu suatu usaha yang didirikan oleh seorang sosial enterpreneur baik secara individu maupun organisasi dengan bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan (2018, Materi Nice Homework 9 MIIP). Jadi untuk melakukan perubahan terhadap masyakarat, Ibu diminta untuk mampu memiliki rasa empati terhadap permasalahan di masyarakat, yang berkaitan dengan passion yang digeluti dan kemudian memberikan solusi atas permasalahan tersebut.<\/p>\n<p>Berkaitan dengan hal tersebut di atas, kegiatan yang saya sukai dan insyaAllah bisa saya lakukan adalah permaculture. Sebuah aktivitas menjaga ekosistem lingkungan dengan mampu memberdayakan lingkungan sekitar sendiri untuk mampu memproduksi bahan pangan, dan juga menjaga keberlangsungan ekosistem lingkungan dengan lebih alami. Untuk menguasai permaculture, terdapat beberapa keterampilan baik hardskill maupun softskill yang dibutuhkan. Hardskill yang menunjang adalah kemampuan bercocoktanam, berkebun, berternak hewan ternak, kemampuan mengolah sampah. Sedangkan softskill yang diperlukan dalam menjalankan permaculture adalah sikap mau belajar, optimistis, tekun dan sabar, komunikatif dengan masyarakat sekitar untuk membangun jaringan dan juga membagi pengetahuan dan dampak positif ke masyarakat.<\/p>\n<p>Melihat kondisi di sekitar tempat tinggal saya sekarang, lingkungan yang saya tinggali adalah masih di pedesaan, yang mana, kebanyakan rumah masih punya sebidang halaman, yang relatif cukup luas dibandingkan dengan rumah-rumah di daerah urban\/perkotaan. Kebanyakan masyarakat di sekitar, masih mengandalkan sektor pertanian sebagai penghasilan, namun kebanyak mereka menggarap sawah yang jauh dari rumah. Artinya kebanyakan warga masih mengolah tanaman sejenis, yaitu padi, dan menjualnya ke pedagang. Sedangkan halaman rumah, masih belum dioptimalisasi penggunaannya. Akan lebih indah jika warga masyarakat mampu memanfaatkan halaman rumahnya untuk lahan yang aktif memproduksi sumber pangan serta mampu menjaga lingkungan lebih indah dan rapi dengan mampu mengolah sampah, serta saling bergantungan dengan lingkungan sekitar dalam menjaga keindahan lingkungan tersebut. Solusi yang terlintas dalam pikiran saya adalah menjalankan gerakan masyarakat permaculture dengan diawali dengan melakukan percontohan berawal dari rumah permaculture di lingkungan pribadi. Harapannya, masyakarat sekitar mendapat edukasi dari melihat langsung, dan dari sharing dan motivasi sehingga tergerak hatinya untuk lebih mengoptimalkan lingkungan masing-masing sebagai lahan produktif. Sehingga dapat digambarkan dalam tabel berikut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<table width=\"650\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"121\">\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>MINAT \/ HOBI\/ KETERTARIKAN<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"125\"><strong>SKILL, HARD, SOFT<\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"138\"><strong>ISU SOSIAL<\/strong><\/td>\n<td style=\"text-align: center;\" width=\"125\"><strong>MASYARAKAT<\/strong><\/td>\n<td width=\"141\">\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>IDE SOSIAL<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"121\">PERMACULTURE<\/td>\n<td width=\"125\">1. Bercocok tanam<\/p>\n<p>2. Berternak<\/p>\n<p>3. Mengolah sampah<\/p>\n<p>4. Sikap mau belajar<\/p>\n<p>5. Optimistis<\/p>\n<p>6. Tekun dan bersabar<\/p>\n<p>7. Komunikatif<\/p>\n<p>&nbsp;<\/td>\n<td width=\"138\">1.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Punya lahan\/halaman masih belum dioptimalisasi<\/p>\n<p>2.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Masih lebih konsumtif daripada produktif<\/p>\n<p>3.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Pengelolaan sampah belum optimal<\/p>\n<p>4.\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kelompok tani sudah ada, tapi belum optimal pelaksanaannya<\/td>\n<td width=\"125\">1.\u00a0\u00a0 Bapak-bapak<\/p>\n<p>2.\u00a0\u00a0 Ibu-ibu<\/p>\n<p>3.\u00a0\u00a0 Remaja<\/p>\n<p>&nbsp;<\/td>\n<td width=\"141\">1.\u00a0\u00a0\u00a0 Rumah permaculture<\/p>\n<p>2.\u00a0\u00a0\u00a0 GERAKAN MASYARAKAT PERMACULTURE<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Demikian yang dapat saya sampaikan, terimakasih atas perhatian dan sarannya.<\/p>\n<p>Wassalamu\u2019alaikum warahmatullahi wabarakatuh<\/p>\n<p>Majenang, Cilacap, Jawa Tengah<\/p>\n<p>01 Oktober 2018<\/p>\n<p>Share with Love<\/p>\n<p>Khoirun Nisaa<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Assalamu\u2019alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Alhamdulillahirobbil\u2019alamin.. Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan semesta alam, bersyukur atas semua rahmat dan hidayah-Nya, semoga kita selalu dalam berkah-Nya, aamiin. Shalawat dan salam selalu, senantiasa terpanjatkan atas Nabi Muhammad, shallahu\u2019alaihi wasallam, beserta para sahabat, kerabat dan juga seluruh ummatnya hingga akhir jaman, aamiin. Sampailah saya, pada materi ke-9 dalam matrikulasi Institut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":37,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":{"0":"post-171","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-ibu-profesional","8":"czr-hentry"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.khoirunnisaa.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/171"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.khoirunnisaa.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.khoirunnisaa.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.khoirunnisaa.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.khoirunnisaa.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=171"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.khoirunnisaa.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/171\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":172,"href":"https:\/\/www.khoirunnisaa.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/171\/revisions\/172"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.khoirunnisaa.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.khoirunnisaa.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=171"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.khoirunnisaa.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=171"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.khoirunnisaa.com\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=171"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}